Sebelumnya, saya hanya siswa kelas XII disebuah sekolah menengah atas dikabupaten terpencil namun sekarang mulai diperhitungkan. Apapun yg saya tuliskan nantinya hanya sekedar observasi kecil berdasarkan fakta yang mentah lalu diolah menjadi artikel ini, apabila nantinya kurang pas saya mainta maaf :)
Pertama, apa itu BLSM ? BLSM merupakan sebuah singkatan dari Bantuan Langsung Sementara Masyarakat yg diluncurkan untuk mengurangi beban rakyat miskin dalam menghadapi dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak yg sedang berlangsung ini, sekadar pengingatan BBM sekarang sampai artikel ini diturunkan ada dikisaran Rp 6.500,- untuk premium yg merupakan bahan bakar terfavorit saat ini dengan catatan ini merupakan harga di SPBU ! Di tingkat eceran harganya mencapai Rp 8.000 !!
Keheranan saya menjelma, jarak antara pengecer dan SPBU hanya butuh 5-10 meters saja ! pantaskah harga begitu tinggi ? Jika dikatakan sungguh diluar nalar jika saya buktikan satu hal. Sebelum artikel ini saya keluarkan saya berkunjung ke kampung yg pernah saya tinggali dan harga premium perliter saja Rp 7.500,- dari jarak SPBU butuh 2 jam perjalanan !! Bandingkan, apa mungkin orang dipedalaman lebih mampu dibandingkan orang di pusat ?? memang disana sawit menjulang tinggi berhektar-hektar namun apakah ini pantas menjadi alasan ??
Mungkinkah ada permainan disini ?? apa yg mungkin mereka permainkan ?? dalam pemikiran saya mungkin saja waktu tengah malam minyak disisihkan lalu dijual diluar agar harga menjadi tinggi dan pengeluaran hanya untuk jasa si penjaga kios itu ?? Mari berhitung kecil saja, jika 20 liter perhari maka kita kalikan Rp 8.000,- maka berapa hasilnya ?? Rp 160.000 !! yg jika dijual di SPBU hanya Rp 6.500 jika dikalikan 20 liter sebanyak Rp 130.000,- !!
Untungnya saja 20 liter sebanyak Rp 30.000,- bagaimana kalau 100 liter ?? Rp 150.000 bukan dengan pengeluaran hanya untuk penunggu kios mungkin Rp 50.000 ?? Semoga saja ini hanya sebatas pemikiran saya saja jangan sampai ada yg seperti ini. Belum lagi ini masih ada yg gila lagi, PENIMBUNAN ! minyak sengaja ditimbun lalu dijual saat harga mahal seperti ini siapa yg tak tergiur dengan bisnis BEJAT sperti ini, selisih hampir Rp 3.500 jika mereka menimbun saat harga minyak seharga Rp 4.500 dulu, maka jika setiap harinya mereka menimbun 50 liter x Rp 3.500,- = Rp 175.000 !! Subhanallah :(
Berlalu dan sekarang minyak pun naik, apapun pasti naik bukan ? Cabai, daging, ayam, bawang, telur, dan bahkan sayur ? semua dipasar sudah naik kata ibu saya, apalagi kenaikan BBM ini dibarengi dgn datangnya puasa. Apakah Pemerintah tidak puasa atau korupsi lagi puasa ? setelah Al-qur'an, kuburan, apakah mereka semunafik ini ??
Lalu datanglah sedikit cahaya, ya BLSM untuk katanya "rakyat miskin" sebesar Rp 200.000 namun inilah yg terjadi saat ini, diantaranya
1. Bupati Demak Terkejut Ada Pemotongan BLSM Rp 100 Ribu - Yahoo!
2. Kabupaten Wonogiri : Bupati Akui Sebagian Blsm Salah Sasaran
3. Di Karanganyar, Istri Caleg Juga Terima BLSM !!
4. Apa Tanggapan Pemerintah? Warga Memiliki Mobil Dapat BLSM ...
Janda miskin di Banyumas patahkan klaim Wapres BLSM lancar ...
LALU SIAPA YANG AKAN MENJELASKAN SEMUA MASALAH DIATAS ??